Baru Bergabung Pulisic Ingin Tinggalkan Chelsea?

Mochimedia.info – Mulai muncul kabar yang kurang sedap dari ruang ganti Chelsea, sebab pemain muda mereka yakni Chrisitan Pulisic diberitakan sudah merasa jengah dengan situasnya bersama klub asal London. Ia merasa tidak mendapatkan jam yang banyak pada awal musim ini. Sehingga membuatnya sudah mulai mencari jalan untuk keluar dari Standford Bridge.

Nama Christian Pulisic memang merupakan salah satu talenta berbakat yang berhasil dibeli oleh Chelsea. The Blues merekrut Pulisic pada musim lalu, tepatnya ketika bursa transfer Januari, tetapi sang pemain baru bisa bergabung pada awal musim ini, sebab Borussia Dortmund masih membutuhkan servicenya selama setengah musim lagi.

Bergabung dengan Chelsea pada awal musim ini sendiri tidak  menjamin tempat untuk pemain berusia 20 tahun itu. Namun pada pertandingan Chelsea kontra Liverpool di ajang Piala Super Eropa. Pemain timnas Amerika Serikat itu berhasil menunjukan kualitasnya dengan bermain luar biasa. Nah, masa depan diprediksi akan cerah bersama Chelsea dalam beberapa tahun kedepan.

Namun sayang beberapa media mengungkapkan jika sang pemain kini justru merasa tidak bahagia di klub. Dan sang pemain dilaporkan sudah bertemu dengan agennya untuk membahas situasi bersama manajemen Chelsea guna bisa keluar dari klub.

Alasan keinginan Pulisic merasa tidak bahagia di Chelsea karena tidak mendapatkan jam bermain yang banyak. Ditambah dengan manajer Frank Lampard yang malah tidak memasukan namanya pada daftar pemain yang bermain melawan Lille di ajang Liga Champions membuat Pulisic sangat kecewa.

Tidak hanya itu Lampard terkesan lebih mempercayakan para pemain asal Inggris sendiri seperti Mason Mount dan juga  Callum Hudson-Odoi  untuk mengisi pos winger klub. Sehingga membuat Pulisic merasa dicampakan begitu saja.

Agen Pulisic sendiri dikabarkan sudah bertemu dengan klienya tersebut untuk mencarikan beberapa klub yang tertarik untuk bisa memberikannya jaminan bermain serta Liga Champions. Tetapi keinginan sang pemain nampaknya akan cukup berat untuk meninggalkan Chelsea karena ia masih terikat kontrak berdurasi lama dengan klub.

Son Heun-Min di Incar Oleh Real Madrid

Mochimedia.info – Real Madrid nampaknya akan melakukan perombakan pada bursa transfer musim panas mendatang. Sebab mereka merasa skuat saat ini kurang menyakinkan untuk bersaing di ajang Liga Champions Eropa. Satu pemain yang menjadi incaran mereka adalah penyerang sayap milik Tottenham Hotspurs yakni Son Heung-Min.

Sudah bukan rahasia lagi jika kepergian pemain seperti Cristiano Ronaldo membuat lini depan Real Madrid menjadi sangat tumpul. Sebab mereka tidak mampu mendapatkan keran gol yang konsisten pada nama seperti Karim Benzema, Gereth Bale hingga Eden Hazard. Dalam 7 pertandingan yang sudah dijalani skuat Loss Blanccos mereka hanya mengemas 12 gol saja. Angak tersebut jauh dalam beberapa musim terakhir yang mampu dikemas oleh Real Madrid.

Real Madrid sendiri sejatinya sudah mendatangkan pemain seperti Eden Hazard dan juga Luka Jovic dengan harga super mewah. Tetapi kehadiran kedua pemain tersebut tidak mampu membuat lini depan klub menjadi tajam. Justru sebaliknya Real Madrid sangat sulit untuk membobol gawang lawan.

Dengan demikian mau tidak mau, manajemen El Real akan kembali mengakolasikan budget lebih untuk bisa mendatangkan pemain baru lagi yang bisa memberikan jaminan gol. Pemain tersebut adalah penyerang Tottenham Hotspurs, Son Heung-Min.

Manajemen Real Madrid merasa permainan Son cukup mirip dengan Crisitano Ronaldo dalam memberikan tekanan ke area pertahanan lawan. Tidak hanya itu pemain timnas Korea Selatan itu juga menjadi salah satu pemain vital Spurs dalam beberapa musim terakhir.

 

Gabriel Jesus Ingin Gabung Real Madrid

Mochimedia.info – Manchester City dikabarkan sudah terancam ditinggal pergi oleh striker Gabriel Jesus pada musim panas ini. Sebab sang striker merasa dirinya tidak mendapatkan jam bermain yang banyak pada musim panas ini. Sebab selama bergabung dengan Man City pada musim 2017 dirinya merasa tidak mendapatkan jam bermain yang banyak dan membuat performanya menurun drastis.

Pelatih Man City sendiri yaitu Pep Guardiola sendiri masih enggan untuk melepas pemain berusia 23 tahun itu. Ia merasa Gabriel Jesus bisa menjadi penerus Sergio Aguero yang sudah berusia 32 tahun pada musim ini. Itu artinya Jesus harus bersabar dalam beberapa musim kedepan untuk menjadi striker utama klub.

Sebenarnya peluang Gabriel Jesus untuk bermain sebagai striker utama Manchester City sempat mendapatkan peluang besar. Karena sejak bergabung pada dua musim lalu yang bersangkutan telah berhasil menjadi striker utama dalam beberapa pertandingan penting. Terlebih Sergio Aguero pada saat itu tidak dalam momentum terbaiknya. Namun sayang Aguero berhasil bangkit dan menjadi striker utama City pada dua musim terakhir yang membuat kans bermain Gabriel Jesus semakin sedikit.

Dengan demikian membuat sang penyerang mencoba untuk pindah dari Etihad Stadium karena merasa situasinya tidak berubah. Apalagi kesempatannya bermain di timnas Brasil mulai tergusur oleh Roberto Firmino yang tampil hebat di Liverpool. Membuat Jesus meminta agennya untuk segera mencari klub yang bisa menjamin jam bermain untuk mantan striker Palmeras tersebut.

Salah satu tim yang kabarnya menjadi klub yang berpotensi dalam pelabuhan Gabriel Jesus adalah Real Madrid. Loss Blanccos memang tengah dipusingkan dengan mandulnya lini depan mereka. Padahal mereka sudah mendatangkan pemain seperti Eden Hazard dan juga Luka Jovic.

Real Madrid Telah Move One Tentang Cristiano Ronaldo

Mochimedia.info – Tidak bisa dipungkiri jika kehadiran Cristiano Ronaldo sangat berarti untuk Real Madrid. Ia merupakan pemain paling penting selama 9 musim membela klub asal Ibu Kota Spanyol itu. Bagaimana tidak dirinya berhasil membawa Real Madrid menjuarai 4 trofi Liga Champions 3 diantaranya secara beruntun. Lalu dua gelar La Liga dan juga Copa Del Rey beserta Piala Super Spanyol.

Namun kepergiannya pada musim lalu malah membuat malah petaka untuk performa keseluruhan Real Madrid. Ya. Ronaldo memutuskan bergabung dengan Juventus dengan nilai mencapai 100 juta euro. Real Madrid sendiri pada musim lalu justru tidak mencari pengganti Ronaldo yang benar-benar tepat. Sehingga bisa ditebak Real Madrid tersingkir langsung dibabak 16 besar Liga Champions Eropa kontrak tim yang tidak diunggulkan seperti Ajax Amsterdam.

Menurunnya penampilan Real Madrid semenjak kepergian Ronaldo membuat manajemen Madrid merasa was-was sebab mereka El Real yang langganan juara Liga Champions justru tidak mampu menjuarai apa pun pada musim lalu. Sehingga pada musim ini klub langsung mendatangkan sosok Eden Hazard dari Chelsea. Kedatangan Hazard diharapkan bisa menjadi pengganti potensial Cristiano Ronaldo.

Ketika dimintai keterangan bagaimana Real Madrid ditinggal Ronaldo, dan apakah Zidane merindukan sosok asal Portugal itu untuk menjadi tim impiannya. Zidane langsung memberikan penegasan jika dia tidak mau terus ditanyai mengenai Cristiano Ronaldo. Ia hanya mengatakan jika saat ini timnya tengah beradaptasi dengan para pemain baru dan mencoba berjalan ke arah yang jauh lebih baik.

”Saya sudah katakan tentang pertanyaan ini, Ronaldo adalah pemain yang luar biasa. Dia penting untuk Real Madrid. Namun sekarang dia sudah tidak disini, jadi tidak perlu mempertanyakan apakah kami akan merindukannya. Kami bermain untuk terus maju dimasa depan bukan untuk memikirkan masa lalu.” terang Zidane.

Kevin De Bruyne Bisa Raih Ballon d’Or Jika Bergabung Dengan Klub Yang Lebih Besar

Mochimedia.info – Hein Vanhaezebrouck yang merupakan mantan pelatih gelandang Manchester City yaitu Kevin De Bruyne ketika keduanya masih di Genk menyarankan sang pemain untuk segera meninggalkan The Cityzens. Alasanya pemain sekaliber De Bruyne harus bergabung dengan klub yang benar-benar serius untuk menjuarai Liga Champions Eropa. Sebab trofi Liga Champions sangat penting untuk setiap pemain yang berhasil membantu timnya untuk menjuarai ajang tersebut.

Sejauh ini kontribusi De Bruyne sudah tidak diragukan lagi bersama Manchester City, pemain timnas Belgia itu mampu mengantarkan klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu menjuarai Premier League sebanyak dua kali lalu Piala Liga dan juga Piala FA. Keberhasilan Manchester City menjuarai ajang tersebut tidak lepas dari kolefesitas yang ditunjukan oleh De Bruyne sejak bergabung pada tahun 2015 yang lalu.

Mantan pelatih Genk yaitu  Hein Vanhaezebrouck memberikan pandangannya terhadap pemain berusia 27 tahun ini. Ia benar-benar yakin jika De Bruyne mampu membuat klubnya untuk menjuarai Liga Champions Eropa. Mantan pemain Chelsea itu bisa menjadi salah satu pemain terbaik eropa dimasa depan.

Bagi Vanhaezebrouck justru bersama Manchester City De Bruyne tidak bisa menjadi pemain yang lebih baik lagi. Karena klub yang ditangani oleh Pep Guardiola dalam tiga musim terakhir tidak mampu bersaing lebih jauh di ajang Benua Biru.

”Kita tahu kualitas Kevin De Bruyne dia menunjukannya di Jerman, Inggris dan juga level timnas.” terang Vanhaezebrouck.

”Bersama Manchester City dia berhasil membantu mereka menjuarai dua Premier League lalu ia juga menjadi salah satu pemain terbaik di Bundesliga.”

”Namun sayang kualitasnya tidak dimanfaatkan dengan baik oleh setiap tim yang dibelanya. Dia gagal menjuarai Piala Dunia, Liga Champions maupun Eropa League. Tetapi jika Kevil berhasil menjuarai salah satunya saya pikir ia akan masuk sebagai salah satu pemain yang bisa memenangkan Ballon D’Or.” ujar Hein Vanhaezebrouck

Mourinho Sebut Chelsea Bisa Kehilangan Idientias Sebagai Klub Besar

Mochimedia.info – Bekas pelatih Chelsea yakni Jose Mourinho memberikan pandangannya kepada penampilan skuat asuhan Frank Lampard. Bagi Mourinho perfoma yang ditunjukan oleh Chelsea akan sangat berbahaya karena bisa mempengaruhi mentalitas dan idientitas klub sebagai klub besar. Jose Mourinho pun memberikan saran kepada Lampard agar membuat trend jelek beberapa pertandingan Chelsea pada musim ini.

Seperti yang sudah bukan rahasia lagi jika Chelsea pada musim ini sedang dalam penampilan yang paling terburuk dari beberapa musim terakhir. Bayangkan dari enam pertandingan terakhir Willian dkk hanya mampu memenangkan dua pertandingan di EPL. Catatan tersebut yang terburuk dalam 10 musim terakhir. Karena Chelsea sendiri memiliki rekor yang cukup bagus dalam awal musim ini dengan mencatatkan banyak kemenangan justru musim ini sebaliknya.

Sebenarnya Frank Lampard bukan sosok yang pantas untuk disalahkan dengan performa buruk Chelsea. Sebab ia datang ketika klub tidak mampu membeli beberapa pemain baru dan malahan harus kehilangan pemain utama seperti Eden Hazard dan juga David Luiz. Ya, musim ini Chelsea tidak bisa membelanjakan uang mereka untuk bisa merekrut pemain baru sebab mereka terkenan hukaman dari FIFA berupa larangan transfer selama satu musim penuh.

Sedangkan dengan pemain sedaanya, Lampard bukan mencoba memberikan kepercayaan kepada pemain muda dari akademi Chelsea. Mereka dipadukan dengan beberapa pemain senior seperti Pedro, Willian dan juga Oliverd Giroud. Namun sayang hingga kini Chelsea belum mampu memberikan permainan yang konsisten mereka bahkan baru-baru ini dikalahkan oleh Liverpool di Standford Bridge.

Dengan lajutan trend Negative membuat mantan pelatih Chelsea Jose Mourinho memberikan komentar. Ia merasa jika dengan hasil-hasil kekalahan tersebut bisa mempengaruhi mentalitas dan ruang ganti klub. Ia melanjutkan jika hal itu terjadi maka akan sulit membuat Chelsea kembali sebagai kandidat peraih Premier League dan menjadi klub top eropa.

”Saya merasa takut dengan awal musim ini, mereka bermain dengan hasil yang kurang baik.”

”Kita tahu jika setiap kekalahan membuat setiap pemain bahkan semua pemain diruang ganti bisa mempengaruhi para pemain itu sendiri ketika bermain diatas lapangan. Saya pernah merasakan hal itu di Inter, Real Madrid dan juga Manchester United. Ketika ada sebuah pertandingan besar beberapa pemain menjadi lebih gugup. Jika kekalahan demi kekalahan terus terjadi hal tersebut bisa mempengaruhi mentalitas dan Chelsea bisa menjadi klub yang tidak termasuk sebagai klub besar.”

Gelandang Baru Juventus Ini Ungkapkan Rasa Senangnya Bisa Cetak Gol Untuk Juventus

Mochimedia.info – Pemain baru milik Juventus yang bergabung dengan status free agen pada musim ini yaitu Aaron Ramsey merasa begitu bahagia karena dia berhasil mencetak satu gol atas kemenangan Juventus melawan Verona. Juve sendiri berhasil menang 2-1 atas Verona dalam lanjutan Serie A pekan ke-5. Ramsey pun begitu bahagia karena ia berhasil membekukan namanya di papan skor usai gol pertamanya untuk I Biancconerri.

Kedatangan Aaron Ramsey pada awal musim ini tidak lepas dari manajemen Juventus yang aggresif melihat peluang untuk bisa mendatangkan pemain yang kehabisan kontrak. Ramsey berhasil didatangkan dari klub asal Inggris Arsenal usai kontrak yang bersangkutan telah habis.

Sementara pada 21 September 2019 pemain asal Wales itu pun berhasil tampil pada ajang Serie A untuk pertama kali melawan Verona. Yang bersangkuta berhasil menceploskan gol ke gawang lawan. Dia pun membalas kepercayaan dari manajer baru Juventus Maurizio Sarri yang memainkannya sejak awal laga.

Gol yang dicetak Ramsey sendiri berhasi berbuah gol usai mendapatkan umpan dari Cristiano Ronaldo yang mencoba melewati lawan. Bola yang diteruskan kepada Ramsey langsung ditembak oleh pemain berusia 28 tahun itu dan berbuah gol. Juventus pun unggul dengan skor imbang 1-1 dengan Verona.

Dengan laga pertamanya untuk Juventus pluus langsung mencetak satu gol untuk Laviasignora membuat Ramsey merasa begitu bahagia dengan pencapaiannnya. Ia pun tidak mampu menyembunyikan kebahagiannya atas gol yang berhasil dia cetak di ajang Serie A.

”Pertandingan yang luar biasa, saya sangat bahagia dengan debut pertama saya di Liga ini. Dan itu akan menjadi momen yang luar biasa untuk kemenangan dan gol yang berhasil saya cetak.” ujar Ramsey.

Lanjut Ramsey ia menerangkan jika Verona bukanlah lawan yang mudah untuk dikalahkan sebab mereka kerap bisa menekan pertahanan dan memberikan ancaman-ancaman ke kotak penalti Juventus.

Juventus Dikabarkan Sedang Dalam Perburuan Isco

Mochimedia.info – Juara bertahan Serie A yaitu Juventus dilaporkan sedang dalam proses penandatangan gelandang Isco Alarcon dari Real Madrid. Kabarnya I Biancconeri begitu serius bisa mendapatkan service dari Isco pada musim depan.

Nama Isco pada musim lalu tidak terlalu menonjol apalagi ketiak Real Madrid ditangani oleh Jullen Lopetegui, Isco kerap duduk dibangku cadangan karena kalah bersaing dengan Marco Asenssio dan juga Luka Modric. Lopetegui lebih menyukai memang Assensio untuk menyokong Karim Benzema dilini serang.

Meski begitu Isco sejatinya merupakan pemain yang berjasa dalam keberhasilan Real Madrid menjadi juara bertahan Liga Champions sebanyak tiga musim berturut-turut. Dan sang gelandang pun menjadi pemain yang berpengaruh untuk beberapa penyerang Madrid untuk menjebol gawang lawan.

Berbagai rumor pun bermunculan pada musim lalu, jika pemain timnas Spanyol itu akan segera meninggalkan Santiago Bernabue karena jarang mendapatkan kepercayaan dari pelatih Madrid. Bahkan ketika Zidane telah kembali Isco juga kerap diganti oleh Zidane dalam beberapa pertandingan penting bahkan tidak dimainkan.

Melihat situasi tersebut membuat Juventus dilaporkan mencoba mendatangkan Isco. Mereka menyakini jika pemain berusia 27 tahun ini adalah pemain yang begitu bagus untuk menjadi Playmaker Juventus. Juve juga percaya diri jika bisa mendatangkan Isco dengan harga mencapai 75 juta euro.

Legenda Juventus Andrea Pirlo sendiri pernah meyarankan klub untuk mencoba mendatangkan Isco. Mereka begitu yakin jika mantan pemain Malaga itu merupakan pemain yang tepat untuk menjadi pemain kunci selain Cristiano Ronaldo. Pirlo merasa Ronaldo membutuhkan pemain kreatif seperti Isco untuk memberikan banyak umpan ke gawang agar bisa memanjakan sosok seperti Ronaldo.

”Juventus ingin mencapai Liga Champions dan menjuarainya, kedatangan Ronaldo tidak akan cukup itu terlihat dengan produkfitasnya, karena musim lalu dia hanya berhasil mencetak 21 gol saja. Dia membutuhkan pemain seperti Isco untuk memberikan bola sebanyak kepadanya. Saya pikir para pemain tengah Juve tidak memiliki level seperti Isco. ” ujar Pirlo.

Moggi : Ibrahimovic Bisa Ikuti Cristiano di Serie A

Bluetones.info – Penyerang milik LA Galaxy Zlatan Ibrahimovic diyakini masih akan sangat berguna bagi klub-klub Italia yang tertarik menggunakan jasanya. Sebab yang bersangkutan masih bisa memberikan yang terbaik kepada klub yang ia bela. Kendati dirinya sudah tidak muda lagi.

Ibarahimovic kini sudah berusia 37 tahun dan ia sudah hampir memasukani 38 tahun pada Oktober mendatang. Dengan usia yang sudah hampir kepala empat jelas bukan waktu yang lama untuk mengakhiri karier sebagai pesepak bola.

Bahkan pada musim lalu ia berhasil menjadi top skor LA Galaxy dengan raihan 22 gol di ajang MLS. Dan pada musim ini penyerang asal Swedia itu sudah mengoleksi 16 gol dari 23 pertandingan yang dijalaninya. Sesuatu yang tidak buruk bagi pemain yang sudah hampir memasuki masa pensiun.

Eks direktur Juventus Luciano Moggi mengatakan jika Zlatan Ibrahimovic masih bisa tampil di level eropa. Ia akan bisa mengikuti jejak Cristiano Ronaldo yangsudah tidak muda untuk berkarier di Serie A.

Katajaman Zlatan Ibrahimovic memang sudah tidak diragukan lagi, dia merupakan pemain tua yang masih bisa bersinar meski usainya sudah tak muda. Dia juga memiliki bentuk fisik yang kuat stamina yang terus terjaga tak ayal ia memiliki kuatan yang begitu kuat meski pada dua musim yang lalu ia mengalami cedera lutut para ACL.

”Zlatan memiliki kekuatan fisik yang bagus, biologis yang begitu sempurna untuk seorang atlet. Saya pikir dia akan sangat bergunan bagi klub yang beruntung bisa mendapatkannya disini.”

”Saya pikir ia memiliki banyak kesamaan dengan Cristiano Ronaldo, mereka sudah berhasil memenangkan banyak di setiap klub yang mereka bela. Dan kini ia berhasil di Amerika Serikat sesuatu yang mustahil melihat usianya yang sudah tidak muda.” terang Moggi.

”Dia sudah pernah bermain disini Serie A, jika dia kembali itu akan mudah baginya. Karena ia sudah banyak merasakan kemenangan diluar Italia.” terang mantan juru transfer Juventus tersebut.

 

 

Jika Jose Mourinho Kembali Tangani Real Madrid Musim Depan, Peluang Pogba Gabung Madrid Dipastikan Sirna

Mochimedia.info – Sudah bukan rahasia lagi jika rumor Paul Pogba ke Real Madrid semakin hari semakin tajam. Meski Pogba gagal bergabung dengan Madrid pada musim ini namun peluangnya untuk bergabung pada musim depan jelas kansnya jauh lebih besar. Sebab kontraknya tengah menyisahkan semusim lagi atau tepatnya akan habis pada 2021 mendatang. Namun ada satu sosok yang bisa membuat Pogba gagal bergabung dengan Real Madrid pada musim depan bahkan peluangnya bergabung dengan Madrid bisa benar-benar sirna.

Sosok yang menjadi kegagalan Pogba untuk bergabung dengan Real Madrid, Jose Mourinho. Ya, Mourinho kini sudah tidak bekerja lagi di Manchester United namun nampaknya pelatih asal Portugal itu akan segera come back untuk kembali melatih klub. Beberapa pengamat menilai jika Mourinho bisa saja kembali bergabung dengan Real Madrid, melihat dirinya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden Real Madrid Florentio Perez.

Hubungan yang baik tersebut kabarnya membuat kans peluang Paul Pogba bergabung dengan Loss Blanccos bisa saja sirna. Sebab jika Mourinho mengambil kursi kepelatihan dari Zidane Pogba tidak mungkin memilih bergabung dengan Real Madrid. Sebab hubungan keduanya dilaporkan sangat memanas ketika musim lalu bekerja sama. Dipecatnya Jose Mourinho juga memiliki andil besar dari apa yang selama ini dikabarkan. Pogba ditunding sebagai biang keladi Mourinho dipecat. Bahkan kakak Paul Pogba yakni Mathias Pogba baru-baru ini mengatakan jika Mourinho bukan sosok yang baik untuk adiknya Paul Pogba, ia bahkan menyindir jika pelatih asal Portugal tersebut bukan seorang pemenang dan tidak memiliki apa pun yang harus dibanggakan. Dengan konfirmasi dari Matthias Pogba sudah dipastikan Paul Pogba memiliki hubungan yang buruk dengan pelatih Jose Mourinho ketika masih di Man United.

Nah, Zinedine Zidane sendiri dikabarkan diprediksi tidak akan berhasil membawa Madrid kembali sukses. Dan masa depannya sedang berada dipintu keluar Real Madrid, banyak yang merasa jika Zidane yang beberapa waktu yang lalu memiliki hubungan buruk dengan Gareth Bale dan juga James Rodriguez bisa membuat manejemen Madrid langsung mendepaknya sebelum akhir musim. Sebab Real Madrid yang sekarang bukan yang dahulu lagi seperti ketika diperkuat Cristiano Ronaldo.

Gareth Bale sendiri beberapa waktu yang lalu tampil bagus padahal dia sudah diusir oleh Zidane. Bahkan Bale kerap beberapa kali menyelamatkan wajah klubnya dari kekalahan. Jika Zidane tidak mampu mengembalikan Real Madrid dalam kejayaan di pentas La Liga maupun Liga Champions bukan tidak mungkin nama Jose Mourinho akan masuk sebagai kandidat terkuat pelatih Real Madrid musim depan. Mourinho sendiri sempat berhasil ketika dia kembali ke Chelsea untuk kedua kalinya. Ia membuat klub asal London tersebut menjuarai Premier League pada musim 2015 dan juga Piala FA. Mourinho memang sosok yang pantas jika tengah melatih klub besar yang pesakitan setidaknya ia membangun pondasi awal untuk tim barunya dan memberikan mentalitas kemenangan.

Jika Jose Mourinho kembali melatih Real Madrid musim depan, maka Paul Pogba jelas tidak akan mengikutinya ke Santiago Bernabue. Itu sebabnya Pogba sedang mempertimbangkan untuk bertahan di Inggris pada musim panas ini.